Air Terjun

Air Terjun Pande Namura di Tanah Karo

Air Terjun Pande Namura dan Air Terjun Salju di Tanah Karo – Selain Keperkasaan Gunung Sinabung yang terkenal, Tanah Karo masih menyimpan sejuta keindahan alam yang bisa untuk di Eksplorasi. Salah satunya tentang keindahan Alam Air Terjun. Selain Air terjun Sikulikap yang berada di kabupaten Karo, masih ada lagi air terjun yang belum banyak diketahui orang banyak. Contohnya Air Terjun yang telah kutelusuri bersama Keliling Medan Adventure (KEMA). Berawal dari sebuah foto yang kulihat di internet, dan setelah browsing ku ketahui Air Terjun tersebut bernama Air Terjun Pande Namura. Saat browsing untuk mengetahui dimana letak pasti Air Terjun tersebut, Aku ketemu sebuah akun Facebook atas nama Air Terjun Pande Namura di situ ada cp. Atas nama Satar Ginting. Beliau merupakan seorang perangkat desa di Desa Kutarayat Kec. Naman Teran Kab. Karo. Sumatera Utara. 
Air Terjun Pande Namura di Tanah Karo
Berbekal kontak beliau, Minggu pagi, 31 Mei 2015,  KEMA pun melakukan perjalanan untuk menelusuri Air Terjun Pande Namura. Perjalanan dimulai dari kota Medan – Berastagi – Desa Kutarayat, memakan waktu perjalanan sekitar 3 Jam menggunakan sepeda motor. Desa ini masih berada dekat kawasan Sinabung. Sesampainya disana, KEMA di sambut hangat dan duduk di Balai Desa untuk bertemu dengan Sekdes-nya. Setelah berbincang-bincang sejenak, kami pun melanjutkan perjalanan menuju Pos Air Terjun. Selanjutnya kami akan trekking menelusuri hutan untuk sampai ke Air Terjun Pande Muara.

Jalur Treking nya masih Semak Belukar, rangernya buka jalur aja bawa sebilah parang untuk menebas semak belukarnya. Treking memakan waktu sekitar 1,5 jam , dan hanya sebentar istirahat. Karena kalau berhenti lama-lama banyak Pacat (Binatang Mirip Lintah) yang siap menyerang kalian. Cukup melelahkan karena harus naik turun bukit, apalagi mendekati Air Terjunnya, kita harus menuruni tebing yang kemiringannya hampir 90 derajat. Menuruni dengan cara merangkak, tidak ada tali yang tersedia, hanya mengandalkan pegangan pada akar-akar pohon. Jika tidak hati-hati, bisa saja kita terperosok kedalam jurang.
Air Terjun Pande Namura di Tanah Karo
Setelah menuruni tebing, kita masih harus menyusuri sungai. sekitar 10 menit berjalan menyusuri Sungai, sampailah di hadapan Air Terjun Pande Namura ini. Sebuah pemandangan yang luar biasa indahnya. Rasa capek terbalas dengan indahnya Air Terjun ini. Menurut Sekdes Arti nama Air Terjun Pande Namura yaitu, "Ada kesan Tersendiri kalau kita telah Melihat nya langsung" dengan kata lain Terkagum. Sebelum Sinabung bergejolak, Air terjun ini masih ramai dikunjungi warga, namun setelah Sinabung Erupsi, Air Terjun ini sudah sangat jarang dikunjungi dan bahkan sudah tidak dikelola, karena warga pada mengungsi pada saat itu.
Air Terjun Pande Namura di Tanah Karo
Disarankan untuk ke Air Terjun ini jangan pada saat musim hujan, karena air akan keruh akibat longsoran diatasnya. Klo tidak ada longsor, Air nya Jernih seperti biasanya. Tidak jauh dari Air Terjun Pande Muara terdapat sebuah Air terjun lagi bernama Air Terjun Salju, tidak kalah indah dari Air terjun yang biasa. Semua puas dengan perjalanan kali ini. 
Air Terjun Pande Namura dan salju di Tanah Karo
Semoga saja Air Terjun yang ada disini tetap terjaga kelestariaannya, dan semoga erupsi Gunung Sinabung segera berakhir. Demikianlah sedikit cerita perjalanan KEMA (Keliling Medan Adventure) Menuju Air Terjun Pande Muara, semoga informasi ini bermanfaat.. ^_^…

Info lanjut silahkan hubungi penulis/contributor tulisan ini. 
Contributor By : Weli KEMA

Medan Wisata

Untuk Informasi Tentang MedanWisata.com bisa lihat di menu About Atau hubungi kami langsung melalui menu Contact yang tersedia || Bagi yang ingin Mengirimkan Artikelnya bisa kirim ke Email : medanwisatacom@gmail.com Terima Kasih

14 komentar:

  1. Owww di Namanteran ta hmmn kalo desa ini mah sering di datangi tapi bukan untuk wisata malah untuk hal yang lain

    BalasHapus
  2. aku aja yang tinggal di tanah karo ngga tau sama air terjun ini. tapi desa kutarakyat pernah denger sih

    BalasHapus
    Balasan
    1. yukkk,,, bang sabda Awal, kita jelajah Alam,, :)

      Hapus
  3. Tempatnya menarik. Mirip seperti air terjun Tawangmangu di Jawa Tengah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbakk, keren nih air terjunnya,, wah,, kapan ya bisa ke jawa,, :)

      Hapus
  4. Selalu sukaaaa dengan air terjun, tapi udah lama gak ke tempat wisata yang ada air terjunnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayok kak,, kita berwisata yang ada air terjunnya,,, yang mudah di jangkau dan tidak terlalu ekstremm :)

      Hapus
  5. Klo mw ke At. Pande Namura atw At. Salju, lihat" kondisi Gunung Sinabung yaa.. man-teman, soalnya jalur nya sama dgn ke G. Sinabung, tp Lewat lagi koq, tepatnya di Desa Kutarayat. klo dr Langkat bisa jg sih, tp banyak punglinya.
    *Selamat Berpetualang & Menjelajaah Alam Bebas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih bg weli atas informasinya,, :)

      Hapus
  6. Haha di tempat itu kami udah pernah camp.
    Saran buat yang mau ke tempat ini hati hati. Karna menurut warga setempat masih banyak beruang liar di dalam hutan. Yang tingginya bisa setinggi orang dewasa. Saya yang pernah camp di situ sebenarnya tidak tau keberadaan beruang. Taunya setelah perjalanan pulang dan gak sengaja jumpa warga setempat. Hehe hati-hati ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wahh,,, seram dunk semoat diserbu beruang,, terima kasih infonya ya mas,, :)

      Hapus

# Silahkan Anda Berkomentar dengan Baik dan Sopan
# Pesan dilarang Mengandung SARA dan Spam
# Terima Kasih Telah berkunjung di MedanWisata.Com

Diberdayakan oleh Blogger.