Air Terjun

Wisata Alam Sampuren Edelweiss Sumatera Utara

Sampuren EdelweissWisata Alam Sampuren (Air Terjun) Edelweiss - Banyak air terjun yang sudah dikenal di Sumatera Utara, namun masih banyak pula air terjun yang tersembunyi keindahannya. Salah satunya adalah Sampuren Edelweiss, sebuah Air Terjun kembar yang ada di Sumatera Utara yang masih belum diketahui banyak orang. Minggu, 6 April 2014, saya pun mengikuti trip bersama Komunitas Pecinta Alam Telapak Sumut untuk menjelajahi Wisata Alam Sampuren Edelweiss yang terkenal dengan sebutan Air Terjun Si Kembar.

Air Terjun Edelweiss atau dalam bahasa Karo adalah Sampuren Edelweiss terletak di Desa Deleng Gerat, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Desa ini masih sangat jauh dari keramaian Kota. Sampuren Edelweiss terletak di tengah hutan lindung, berada di aliran sungai Lau Gumuh dan Air Terjun Edelweiss memiliki ketinggian sekitar 15 meter. Lokasinya pun masih sangat asri dan terjaga bersih dari sampah-sampah.
Sampuren Edelweiss
Pada awalnya, air terjun ini masih benar tersembunyi, karena pada saat pertama kali saya kemari tahun lalu, ketika bertanya kepada warga sekitar tentang keberadaan Air Tejun di desa tersebut, banyak warga yang tinggal disitu tidak mengetahuinya, mungkin hanya beberapa saja. Tepatnya pada tanggal 7 April 2013, Komunitas Pecinta Alam Telapak Sumut Adventure, menemukan air terjun ini. Dan memang menurut warga disekitar itu, belum ada komunitas-komunitas lain yang pernah kemari dan melihat air terjunnya. Untuk itu, nama Sampuren Edelweiss sendiri dibuat oleh Pay sebagai ketua Telapak Sumut dikarenakan sampuren (air terjun) tersebut belum memiliki nama. Sampuren yang dalam bahasa Karonya adalah Air terjun sedangkan Edelweiss melambangkan keabadian. Dan harapan tim Telapak Sumut supaya air terjun ini dapat abadi untuk selamanya.
Air Terjun Edelweiss
Pay (Ketua Komunitas Pecinta Alam Telapak Sumut)
Untuk menuju Sampuren Edelweiss lebih mudah, menarik dan seru menggunakan sepeda motor, biar terasa petualangannya. Waktu yang ditempuh sekitar 3 jam dari Medan dengan Rute dari MEDAN - DELITUA – TALUN KENAS – TIGA JUHAR – DURIAN IV MBELANG – SIBUNGA-BUNGA HILIR – TANGGA BATU – BULUH NIPES – RUMAH RIH – DURIN TINGGUNG – BAH-BAH BUNTU – DELENG GERAT. Untuk menuju kemari, asih tetap melewati Jalur Wisata Lain seperti Air Terjun Tarunggang, Danau Linting serta Air Terjun Pelangi.

Jika anda pernah ke Danau Linting, anda tinggal jalan terus saja mengikuti jalur Utama, setelah 10 menit anda akan sampai pada pada simpang 3, dimana jika kekiri kita akan menuju Jembatan Lau Hulung, maka kita ambil jalur kekanan dari persimpangan itu, dan jalan saja terus sampai kira-kira 100 meter anda akan menemukan persimpangan 3 lagi dan ambil jalur ke kiri. Selanjutnya anda tinggal lurus saja mengikuti jalur utama hingga sampai ke Desa Deleng Gerat nanti.
Denah Lokasi Menuju Sampuren Edelweiss

Setelah melewati persimpangan 3 tadi, jalanan sudah tidak beraspal lagi, melainkan jalan tanah, berbatu-batu, dan jika hujan mungkin akan licin dan berlumpur. Namun, jangan khawatir, walaupun medan jalannya seperti itu, lelah anda mungkin akan sedikit berkurang, karena selama perjalanan, anda akan disuguhkan pemandangan bukit barisan yang sangat indah dan menawan, yang membuat mata dan pikiran serasa teduh.
Sampuren EdelweissSampuren Edelweiss
Tak terasa anda sudah sampai saja di Desa Deleng Gerat, tepatnya di Aliran Sungai Lau Gumuh, yang diatasnya terdapat sebuah Pipa Saluran Air.
Sampuren Edelweiss
Nah, anda bisa parkir kendaraan sebelum sungai itu, atau memilih menyeberangi sungai, lalu parkir kendaraan di sebuah rumah panggung yang tidak terpakai. Kalau saya sendiri memarkirkan kendaraan di bawah rumah panggung di dekat situ.
Air Terjun Edelweiss
Setelah memarkirkan kendaraan, saatnya bersiap-siap untuk melakukan trekking menelusuri hutan dan sungai untuk sampai ke Sampuren Edelweiss. Waktu yang dibutuhkan untuk trekking sekitar 45 menit. Selama trekking, anda akan melewati hutan yang asri dan air sungai yang begitu dingin. Air yang bening, jernih dan tidak banyak orang yang melintasinya, membuat air ini bisa anda minum langsung saat lelah.
 Air Terjun Edelweiss
Dan satu lagi yang perlu diperhatikan yaitu banyaknya hewan liar, merayap dan penghisap darah, siapa lagi kalau bukan si "Pacet". Saat trekking anda akan melihat bahkan setiap orang akan dirayapi oleh Pacet-pacet yang dibilang cukup banyak. Dan saat trekking menelusuri sungai, tetaplah selalu hati-hati, karena banyak batu-batu besar dan licin yang bisa membuat anda terpleset dan sangat berbahaya tentunya.
Air Terjun Edelweiss
Setelah cukup lama melakukan Trekking, kini sampailah kita di Sampuren Edelweiss. Air Terjun Kembar yang sungguh mempesona. Air terjun Edelweiss benar-benar sangat indah, keren dan airnya pun sangat dingin. Seluruh capek anda akan hilang saat berada di hadapan Sampuren Edelweiss ini. Semoga saja Sampuren Edelweiss ini akan selalu terjaga dan abadi Keindahannya.
Sampuren EdelweissAir Terjun Edelweiss
Demikianlah artikel singkat tentang Wisata Alam Sampuren Edelweiss, semoga bermanfaat..^_^
Top Search :
Wisata Alam Sampuren Edelweiss, Air Terjun Edelweiss, Air Terjun Sumatera Utara, Wisata Alam Sumatera Utara, Sampuren Edelweiss.

Medan Wisata

Untuk Informasi Tentang MedanWisata.com bisa lihat di menu About Atau hubungi kami langsung melalui menu Contact yang tersedia || Bagi yang ingin Mengirimkan Artikelnya bisa kirim ke Email : medanwisatacom@gmail.com Terima Kasih

12 komentar:

  1. Kereeen, air terjunnya kembar! Kalau dilihat dari medannya yang harus masuk hutan memang wajar sih kalau tersembunyi. Semoga dengan tersembunyi ini jadi terjaga keasriannya dan semoga airnya selalu abadi mengalir deras di musim kemarau sekalipun hahaha.

    Lanjutkan petualangannya! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ia mas,, memang belum banyak yang tahu akan air terjun ini,, ya semoga Air terjun ini akan terus terjaga kelestariannya,,, Amiinn,,, :)

      Hapus
  2. ada guet nya gk bg, menuju air terjun itu???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Guide gk ada bang,, kalau mau kemari, join trip aja..

      hubungi ketua Telapak Sumut,,, karena Komunitas ini yang pertama kali menemukan air terjun ini dibanding komunitas" lain dan memberi namanya..

      seperti abng baca pada tulisan diatas.. :)

      Hapus
    2. Haloo Bang..kalau saya pengen gabung gmana caranya ya??

      Hapus
    3. join aja di grub FB "Telapak Sumut".. :)

      Hapus
  3. mas boleh dong minta personal cotactnya untuk mau iku petualangan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Join aja dulu di grup FBnya mbak "TELAPAK SUMUT" atau twitter @telapakSumut

      Hapus
  4. masuk ke hutannya lewat mana bang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. mksudnya gimna bg? sudah smpai lokasi pilih jalur kanan ya bg. :) karena ada dua jalur gitu..

      Hapus

# Silahkan Anda Berkomentar dengan Baik dan Sopan
# Pesan dilarang Mengandung SARA dan Spam
# Terima Kasih Telah berkunjung di MedanWisata.Com

Diberdayakan oleh Blogger.